
5 Aktivitas Keluarga yang Menyenangkan untuk Menstimulasi Bahasa Anak
21 November 2022
Orang tua memainkan peran besar dalam mendorong perkembangan bahasa anak-anak mereka, dan sebagian besar anak mempelajari keterampilan dasar menyimak, berbicara, membaca, dan menulis sejak lahir hingga usia tiga tahun.
Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang orang tuanya rutin membaca dan berbicara bersama mereka selama masa usia dini akan memiliki kosakata yang lebih luas dan keterampilan yang lebih kuat secara umum dibandingkan mereka yang tidak membaca. Selain itu, ada banyak aktivitas menyenangkan dan sederhana yang dapat dilakukan orang tua bersama anak-anak mereka untuk mengembangkan dan mendukung keterampilan dasar wicara dan bahasa.
Berikut kami sebutkan lima aktivitas keluarga yang menciptakan suasana menyenangkan sekaligus pembelajaran bahasa:
1. Bercerita
Bercerita merupakan aktivitas keluarga yang luar biasa yang mendorong perkembangan bahasa dan memperkenalkan kosakata baru. Buatlah cerita bersama anak Anda, termasuk menciptakan karakter, konflik, dan akhir yang bahagia.
Cobalah juga untuk duduk melihat foto-foto keluarga, dan bicarakan tentang siapa yang ada di dalam foto, apa yang sedang mereka lakukan, dan di mana mereka berada, lalu mintalah anak Anda untuk menceritakan kembali kisah-kisah tersebut. Anda bahkan dapat menceritakan kegiatan hari itu bersama anak Anda saat sedang berlangsung, misalnya "Sekarang kita keluar untuk menyiram bunga. Setelah selesai, kita akan menyiapkan meja untuk makan siang".
2. Permainan memilih kata yang tepat
Guntinglah potongan-potongan kertas karton dan tulislah kata-kata untuk benda-benda umum yang ditemukan di sekitar rumah, ini dapat mencakup benda-benda seperti perabot, peralatan dapur, dan mainan anak-anak.
Bacalah setiap kata dengan lantang dan mintalah anak Anda meletakkannya di atas benda yang benar. Anda dapat secara bertahap mulai menulis kata-kata yang mendeskripsikan peralatan rumah tangga. Sertakan kata sifat baru yang mungkin belum diketahui anak Anda dan bantulah mereka menemukan benda-benda yang dapat dideskripsikan menggunakan kata tersebut. Dorong mereka untuk mengucapkan setiap kata dengan lantang dan bahkan memikirkan beberapa kata sifat mereka sendiri.
3. Membaca buku
Luangkan waktu untuk membaca secara teratur, bacalah buku bergambar bersama anak Anda dan berhentilah sejenak untuk melihat dan mendiskusikan gambar-gambar tersebut. Ulangi apa yang Anda baca dalam cerita dengan merujuk pada apa yang terjadi di dalam gambar.
Dorong anak Anda untuk memberikan komentar dengan menanyakan apa yang dapat mereka temukan, misalnya "Sang putri sedang duduk di taman. Apa lagi yang bisa kita lihat di taman?"
4. Rantai kata
Mengembangkan kata-kata dan bahasa yang telah digunakan anak Anda adalah cara mudah untuk memperkuat keterampilan berbahasa mereka. Guntinglah potongan-potongan kertas karton dan tulislah kata-kata untuk berbagai kata benda dan kata kerja yang diketahui anak Anda. Kemudian tulislah kata-kata untuk berbagai kata sifat dan kata keterangan. Bantulah anak Anda membuat "rantai kata" menggunakan satu kata benda atau kata kerja dan sebanyak mungkin kata sifat serta kata keterangan.
Sebagai contoh, jika katanya adalah "mobil", Anda dapat memilih kata-kata seperti "besar", "cepat", "merah", "berkilau", atau "bising" untuk membuat rantai kata. Anda juga dapat memadukan bahasa pengembangan ini ke dalam situasi kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, jika anak Anda mengucapkan kata "kucing", Anda dapat mengatakan "kucing yang lembut" atau "kucing yang sedang tidur".
5. Bermain peran
Bermain peran adalah cara yang menyenangkan dan ampuh untuk memperluas imajinasi anak Anda serta memperkenalkan bahasa dan kata-kata yang relevan. Dengan menggunakan kostum dan properti atau mengandalkan imajinasi, Anda dapat bermain peran skenario yang melibatkan berbagai karakter untuk memperkenalkan kata-kata yang relevan dan memperluas keterampilan bermain imajinatif anak Anda.
Sebagai contoh, jika Anda berpura-pura menjadi seorang guru, sertakan sebanyak mungkin kata-kata yang relevan, misalnya ruang kelas, murid-murid, papan tulis, meja, buku, belajar, membaca, dll.
Dan untuk mengukur perkembangan bahasa anak, melalui Inisiatif Faseeh dan dalam kemitraan dengan Al Muhaidib Social Service, kami mengembangkan Skala Perkembangan Bahasa yang memungkinkan keluarga mengetahui sejauh mana perkembangan bahasa anak mereka, dengan hasil yang keluar hanya dalam beberapa menit
Kami juga menyediakan sesi konsultasi gratis melalui aplikasi Ynmo Plan untuk mendiagnosis kondisi bahasa anak bekerja sama dengan pusat-pusat terakreditasi
Coba Skala Perkembangan Bahasa sekarang!
Awalnya diterbitkan dalam bahasa Arab. Versi bahasa Indonesia ini dihasilkan melalui terjemahan berbantuan AI; naskah asli berbahasa Arab tetap menjadi acuan.




