Inisiatif “Ynmo Tifli” Meninjau Pengalaman Kerajaan di Konferensi Global ASQ di Lisbon dan Mempelajari Pengalaman Internasional dalam Deteksi dan Intervensi Dini
13 Mei 2026
Ditulis oleh Dr. Fahad Al-Nemary
Kerajaan Arab Saudi mencatat kehadiran yang menonjol di ASQ Around the World Symposium, yang diselenggarakan di kota Lisbon pada bulan September lalu, melalui partisipasi inisiatif “Ynmo Tifli” dalam memaparkan pengalaman Kerajaan Arab Saudi di bidang deteksi dini dan pemantauan perkembangan anak, melalui aplikasi nasional yang komprehensif Tawakkalna.
Partisipasi Kerajaan bertujuan untuk meninjau pengalaman “Ynmo Tifli” dan juga memetik manfaat dari pengalaman internasional yang maju dalam penggunaan instrumen ASQ untuk pemantauan perkembangan serta deteksi dan intervensi dini, di mana konferensi ini mempertemukan para pakar, peneliti, dan institusi dari berbagai negara di dunia untuk berbagi keahlian dan pengalaman terkait penggunaan instrumen tersebut.
Instrumen ASQ saat ini digunakan di lebih dari 80 negara di seluruh dunia, di mana sejumlah negara membagikan pengalaman mereka dalam konferensi tersebut, menampilkan berbagai model penerapan instrumen ini dalam deteksi dini dan pemantauan perkembangan anak.
Di Bulgaria, instrumen ini digunakan dalam program dukungan bagi keluarga dan komunitas yang paling membutuhkan untuk mendeteksi kesenjangan perkembangan dan intervensi dini. Di Taiwan, instrumen ini digunakan di dalam lingkungan pendidikan inklusif untuk memantau kemajuan anak-anak pada tahap taman kanak-kanak. Sementara di Ukraina, sebuah sistem digital dikembangkan untuk menerapkan instrumen ini pascaperang dan pengungsian guna memfasilitasi akses keluarga terhadap layanan tanpa hambatan.
Tiongkok juga memaparkan pengalamannya dalam mengintegrasikan instrumen ini ke dalam standar nasional untuk deteksi gangguan spektrum autisme, dengan pelaksanaan lebih dari 300 ribu pemeriksaan elektronik. Di provinsi Quebec, Kanada, instrumen ini dimanfaatkan di dalam pusat-pusat anak usia dini dan tempat penitipan anak untuk deteksi dini dan pemantauan anak-anak dalam program Agir tôt. Demikian pula, komunitas Inuit di utara Kanada mempresentasikan pengalaman pengembangan instrumen dan indikator kebahasaan yang mempertimbangkan budaya lokal dan nilai-nilai kemasyarakatan bagi anak-anak.
Dalam konteks ini, pengalaman Kerajaan Arab Saudi tampil menonjol sebagai pengalaman global pertama di mana instrumen ASQ diintegrasikan ke dalam aplikasi nasional komprehensif yang melayani jutaan pengguna, melalui inisiatif “Ynmo Tifli”, yang merupakan salah satu inisiatif digital terbesar di dunia di bidang deteksi dan intervensi dini, yang berkontribusi dalam memperluas jangkauan akses bagi keluarga di berbagai wilayah Kerajaan dan mengurangi hambatan terkait layanan perkembangan serta deteksi dini.
Inisiatif ini juga melanjutkan upaya riset dan ilmiahnya, di mana saat ini sedang dilakukan studi ekstensif untuk standardisasi dan evaluasi karakteristik psikometri instrumen ASQ-3 dalam bahasa Arab, berdasarkan data lebih dari 43 ribu anak penerima manfaat inisiatif, yang diharapkan menjadi salah satu studi global terbesar yang terkait dengan instrumen ini.
Inisiatif “Ynmo Tifli” hadir melalui kemitraan dengan Al-Faisalya Women's Welfare Society di Jeddah dan dengan dukungan dari Saudi Aramco, sebagai bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan deteksi dini dan intervensi dini bagi anak-anak di Kerajaan.
Inisiatif ini belakangan ini juga menyaksikan perkembangan kualitatif, yang paling menonjol adalah diterbitkannya surat edaran dari Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial yang mewajibkan semua tempat penitipan anak dan pusat pengasuhan anak untuk menerapkan program deteksi perkembangan, di samping penyertaan layanan deteksi dini dalam langkah-langkah pendaftaran proaktif untuk tahun ajaran mendatang bagi siswa kelas satu sekolah dasar dan taman kanak-kanak.
Perlu dicatat bahwa angka-angka yang dipaparkan selama konferensi mencerminkan data inisiatif pada saat keikutsertaan berlangsung, sementara sejak saat itu inisiatif mengalami pertumbuhan pesat dalam jumlah keluarga dan anak-anak penerima manfaat. Jumlah anak yang ditambahkan ke platform saat ini telah melampaui 960 ribu anak dari berbagai wilayah Kerajaan, sedangkan jumlah anak yang telah diperiksa perkembangannya melampaui 176 ribu anak, dengan target mencapai satu juta anak dalam beberapa bulan ke depan.
Upaya-upaya ini mencerminkan komitmen Kerajaan dalam membangun ekosistem nasional terpadu yang mendukung anak usia dini, memberdayakan keluarga, serta meningkatkan peluang intervensi dini dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak beserta keluarga mereka, sejalan dengan target Visi Saudi 2030.
Awalnya diterbitkan dalam bahasa Arab. Versi bahasa Indonesia ini dihasilkan melalui terjemahan berbantuan AI; naskah asli berbahasa Arab tetap menjadi acuan.





