Gagap dan Kesadaran
11 Juni 2018
Kesadaran manusia adalah hal paling berharga yang dimilikinya dalam hidup ini; melalui kesadaran akan kelemahan dan kekuatannya, ia dapat memetakan kehidupannya dengan jelas dan menyusun rencana yang berani untuk melangkah maju dalam meraih impian-impiannya.
Mereka yang kekurangan kejelasan dan keberanian, atau tekad untuk mengejar impian mereka sendiri, sering kali hidup dalam keadaan tidak berdaya, namun ketika seseorang mengetahui hakikat dirinya sebagaimana yang telah diciptakan Allah dan meraih kesuksesannya terlepas dari rintangan yang dihadapinya, ia akan menjadi sumber inspirasi bagi orang lain untuk ikut berubah. Betapa banyak orang hebat yang berani mengatasi rintangan-rintangan besar untuk menjadi panutan di bidangnya.
Gagap, atau kelancaran bicara yang terganggu, adalah salah satu rintangan yang menghalangi jalan banyak orang yang gagap, dan mereka meyakini bahwa sulit untuk meraih impian dan ambisi mereka karenanya, tetapi kenyataannya justru sebaliknya.
Gagap adalah suatu bentuk keraguan, gangguan, dan terputusnya kelancaran bicara di mana orang yang gagap mengulang bunyi bahasa atau suku kata secara tidak disengaja, disertai ketidakmampuan untuk beralih ke suku kata berikutnya, dan terlihat adanya gangguan pada proses menarik dan mengembuskan napas saat berbicara pada penderita gagap, seperti napas yang tertahan. Gagap sering kali disertai perasaan malu dan rendahnya rasa percaya diri.
Orang yang gagap sering kali merasa sangat canggung dan kesulitan dalam ujian lisan serta presentasi, karena tingginya tingkat ketakutan akan konfrontasi, dan kurangnya kesadaran pada pihak penerima dalam situasi seperti ini menambah beratnya beban psikologis bagi orang yang gagap akibat perundungan dan ejekan yang dihadapinya dari orang lain.
Sedangkan orang gagap yang memiliki kesadaran tidak berperan sebagai korban, melainkan menghadapi situasi dengan berani dan tegas. Ia turut membantu mengedukasi orang lain tentang masalah gagap dan cara memperlakukan orang yang gagap.
Meskipun ilmu pengetahuan telah maju, penyebab gagap masih belum diketahui dan karena itu tidak ada pengobatan tuntas untuknya. Namun pengalaman telah membuktikan bahwa cara terbaik untuk mengendalikan gagap adalah dengan mengubah perilaku dan cara berbicara orang yang gagap, serta mengubah reaksi-reaksinya setelah terjadinya kegagapan. Inilah yang tepatnya ditawarkan oleh program Starfish Project untuk mengendalikan gagap.
Program ini menyediakan kursus berdurasi 3 hari yang mencakup banyak lokakarya berbeda yang membantu orang yang gagap mengubah cara bicara dan cara berpikirnya terhadap gagap sehingga tidak lagi menjadi penghalang baginya. Semua pelatihan Starfish dilakukan oleh mantan penderita gagap, di mana mereka mengajarkan metode pernapasan kosta yang telah terbukti efektivitasnya dalam mengendalikan gagap, serta teknik-teknik untuk tidak lari dari konfrontasi dan mengembangkan cara berbicara yang seimbang.
Gagap serupa dengan rintangan apa pun dalam hidup yang membutuhkan keberanian untuk dihadapi dan penerimaan terhadap kegagalan dalam mengatasinya berkali-kali, serta membutuhkan kesabaran dan rencana tindakan jangka panjang.
Bagi setiap orang yang gagap: Anda istimewa dan kreatif, dan gagap adalah nikmat dari Allah SWT, bukan kutukan; jangan merasa malu karenanya, melainkan hadapilah dunia dengan penuh keberanian dan berusahalah meraih impian Anda, serta jangan biarkan gagap menjadi penghalang bagi Anda sama sekali, melainkan carilah solusi untuknya dan teruslah menerapkannya. Inilah pesan dari program Starfish Project untuk mengendalikan gagap: jadilah perubahan yang Anda inginkan di dunia ini dengan kesadaran dan keberanian Anda yang berkesinambungan untuk menghadapinya.
Dr. Shihanah Al-Matrouk - Seorang Gagap yang Bangga
Rekan Pendiri Program Starfish Project Arab
Awalnya diterbitkan dalam bahasa Arab. Versi bahasa Indonesia ini dihasilkan melalui terjemahan berbantuan AI; naskah asli berbahasa Arab tetap menjadi acuan.




