
8 Langkah Efektif Meningkatkan Komunikasi antara Orang Tua dan Guru
17 Oktober 2021
Orang tua dan guru sama-sama menginginkan yang terbaik untuk anak-anak, serta bekerja untuk membimbing, mengasuh, dan mendidik mereka. Meskipun orang tua dan guru memiliki visi yang sama, ada beberapa faktor yang dapat terjadi selama komunikasi di antara mereka yang berujung pada kesalahpahaman. Setiap guru harus menyadari pentingnya membangun hubungan dengan orang tua siswa melalui komunikasi rutin, menginformasikan kebijakan kelas kepada mereka, dan menjadwalkan pertemuan dengan mereka untuk mendiskusikan hal-hal penting.
Lalu, langkah apa saja yang dapat Anda ambil untuk memperkuat komunikasi dengan para orang tua di kelas?
1. Bicaralah dengan orang tua saat mereka mengantar anak-anak mereka ke sekolah.
Luangkan waktu untuk menyambut orang tua, menanyakan kabar siswa Anda, atau bahkan mengekspresikan antusiasme mengenai acara atau kegiatan mendatang; hal ini membantu Anda membangun hubungan dengan orang tua sebelum adanya pertemuan resmi. Dengan cara ini, ketika masalah muncul, Anda sudah pernah berbicara sebelumnya dengan orang tua siswa, sehingga mengurangi ketegangan dan mendorong mereka untuk memulai percakapan atas dasar yang lebih kolaboratif. Pastikan juga Anda siap menghadapi hari Anda agar dapat memanfaatkan waktu ini bersama orang tua sebaik-baiknya.
2. Tentukan waktu untuk berkomunikasi dengan orang tua.
Di awal tahun, jelaskan kepada orang tua bahwa Anda mungkin akan berkomunikasi pada waktu-waktu tertentu, seperti setiap hari Senin atau tanggal 15 setiap bulan. Tujuan dari pembaruan informasi ini adalah untuk memberi tahu orang tua tentang acara, kegiatan, dan tugas yang akan datang. Selain itu, hal ini menunjukkan komitmen Anda terhadap kelas secara keseluruhan. Berkomunikasi dengan orang tua juga membantu mereka memahami bahwa Anda sering kali perlu mengambil keputusan berdasarkan kepentingan umum semua siswa Anda, bukan individu.
3. Mintalah orang tua untuk memberi tahu Anda metode komunikasi yang paling sesuai bagi mereka.
Bicaralah dengan orang tua dan cari tahu jenis komunikasi apa yang terbaik bagi mereka. Apakah mereka lebih menyukai pesan singkat? Atau email? Ataukah bertemu di ruang kelas lebih baik? Meskipun tidak wajib menghubungi orang tua setiap anak secara langsung, melibatkan mereka dalam percakapan membuat mereka merasa bahwa pendapat mereka penting, serta menyampaikan betapa pentingnya komunikasi antara orang tua dan guru dengan mudah dan efektif.
4. Berikan solusi yang spesifik dan dapat diterapkan kepada orang tua untuk masalah yang dihadapi anak-anak mereka.
Orang tua merasa tidak berdaya atau kewalahan saat anak mereka mengalami kesulitan di sekolah, dan biasanya tidak tahu apa yang dapat mereka lakukan untuk membantu mereka. Berdayakan mereka dengan memberi orang tua tujuan-tujuan spesifik untuk dilakukan di rumah guna membantu memperbaiki situasi tersebut. Misalnya, jika seorang siswa mengalami kesulitan dalam pemahaman membaca, dorong orang tua untuk meminta anak mereka memprediksi apa yang akan terjadi saat membaca cerita bersama. Pendekatan ini memperkuat rasa keterikatan dan menunjukkan kepada orang tua bahwa Anda memandang mereka sebagai mitra dalam membantu anak-anak mereka berprestasi.
5. Rayakan hal-hal positif.
Berkomunikasilah dengan orang tua secara teratur untuk merayakan keberhasilan akademis atau sosial anak-anak mereka di kelas. Penguatan positif ini memperkuat hubungan Anda dengan orang tua.
6. Jelaskan alasan di balik keputusan pembelajaran Anda.
Anda adalah pakar pendidikan di ruang kelas Anda, dan Anda membuat keputusan tentang cara mengajar berdasarkan berbagai faktor. Membagikan proses berpikir di balik keputusan Anda kepada orang tua menunjukkan bahwa Anda cukup percaya diri dengan metodologi pengajaran Anda untuk membagikannya kepada mereka, dan mengundang orang tua untuk mengajukan pertanyaan tentang hal-hal yang tidak mereka pahami. Hal ini juga membantu Anda menghindari percakapan di mana Anda merasa perlu membela diri atau metode pengajaran Anda.
7. Bersiaplah untuk percakapan.
Percakapan yang sulit dapat dengan mudah menjadi emosional karena beberapa alasan. Bersiap dan menjaga percakapan tetap berbasis bukti membantu berfokus pada pengidentifikasian masalah dan respons dukungan yang tepat.
8. Evaluasi efektivitas komunikasi Anda.
Setelah beberapa waktu menggunakan metode komunikasi yang sama, renungkan cara kerjanya dan efektivitasnya. Apakah orang tua mendapatkan informasi yang mereka butuhkan? Apakah Anda mendapatkan apa yang Anda butuhkan dari mereka? Lakukan perubahan yang mencerminkan apa yang telah Anda pelajari tentang praktik komunikasi yang efektif dengan orang tua. Dalam hal ini, sebagai guru atau spesialis, Anda dapat berkomunikasi dengan orang tua melalui Ynmo dengan memotivasi mereka untuk mengunduh aplikasi Ynmo Plan, di mana mereka dapat berkomunikasi untuk berbagi pesan teks, audio, atau video (selain banyak fitur lainnya). Komunikasi ini berkontribusi dalam membentuk hubungan yang baik dengan orang tua, yang membantu mengembangkan kemampuan dan keterampilan siswa.
Diterjemahkan dan disesuaikan dari
https://blog.education.com/2021/08/12/eight-parent-teacher-communication-guidelines-to-try-now/
Awalnya diterbitkan dalam bahasa Arab. Versi bahasa Indonesia ini dihasilkan melalui terjemahan berbantuan AI; naskah asli berbahasa Arab tetap menjadi acuan.




