
Apa Saja Jenis Kesulitan Belajar?
26 Oktober 2021
Kesulitan belajar adalah masalah yang memengaruhi cara seseorang menerima dan memproses informasi. Orang dengan kesulitan belajar mungkin menghadapi masalah dalam salah satu dari hal-hal berikut:
1. Membaca
2. Menulis
3. Matematika
4. Memahami instruksi
Kesulitan belajar merupakan salah satu jenis disabilitas belajar. Seseorang yang mengalami kesulitan belajar mungkin melihat, mendengar, atau memahami sesuatu dengan cara yang berbeda. Tugas-tugas sehari-hari, seperti belajar untuk ujian atau tetap fokus di kelas, bisa menjadi jauh lebih sulit. Kesulitan belajar tidak berkaitan dengan tingkat kecerdasan seseorang. Ada juga banyak strategi yang dapat dipelajari seseorang untuk mempermudah penanganan perbedaan yang dialami oleh individu dengan kesulitan belajar..
Apa saja jenis kesulitan belajar?
Ada banyak jenis kesulitan belajar, dan hal tersebut dapat memengaruhi orang secara berbeda-beda. Namun, penting untuk dicatat bahwa gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas serta gangguan spektrum autisme berbeda dari kesulitan belajar.
Jenis-jenis utama dari gangguan ini meliputi:
Dispraksia
Ini memengaruhi keterampilan motorik seseorang. Keterampilan motorik membantu kita dalam bergerak dan koordinasi. Anak kecil yang mengalami dispraksia mungkin menabrak benda-benda atau kesulitan memegang sendok atau mengikat tali sepatu. Masalah lain yang terkait dengan dispraksia meliputi:
1. Kesulitan berbicara
2. Sensitivitas terhadap cahaya, sentuhan, rasa, atau bau
3. Kesulitan dalam gerakan mata
Disleksia
Disleksia memengaruhi cara seseorang memproses bahasa, dan dapat membuat membaca serta menulis menjadi sulit. Seseorang juga dapat menghadapi masalah dalam tata bahasa dan pemahaman bacaan. Anak-anak mungkin juga mengalami kesulitan dalam mengekspresikan diri secara verbal dan menyusun ide-ide selama percakapan.
Menulis
Kesulitan menulis memengaruhi kemampuan seseorang dalam menulis. Orang yang mengalami kesulitan menulis dapat mengalami banyak masalah, termasuk:
- Tulisan tangan yang tidak rapi
- Masalah dalam mengeja
- Kesulitan menuangkan ide ke atas kertas
Matematika.
Kesulitan matematika memengaruhi kemampuan seseorang dalam melakukan operasi hitung. Kesulitan matematika dapat berbentuk macam-macam dan memiliki gejala yang berbeda dari satu orang ke orang lain. Pada anak-anak kecil, gangguan artikulasi bicara dapat memengaruhi pembelajaran berhitung dan mengenali angka. Ketika anak tumbuh lebih besar, ia mungkin menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika dasar atau menghafal hal-hal seperti tabel perkalian.
Gangguan pemrosesan auditori.
Gangguan ini memengaruhi cara otak memproses suara yang diterima seseorang. Hal ini tidak disebabkan oleh gangguan pendengaran. Orang dengan gangguan ini mungkin menghadapi masalah:
- Belajar membaca
- Membedakan suara dari kebisingan latar belakang
- Mengikuti arahan lisan
- Menentukan perbedaan antara kata-kata yang mirip
- Mengingat hal-hal yang didengar
Gangguan pemrosesan visual.
Jenis gangguan ini memengaruhi seseorang di mana orang yang mengalami gangguan pemrosesan visual menghadapi masalah dalam menafsirkan informasi visual. Ia mungkin juga menghadapi kesulitan dalam membaca atau memperjelas perbedaan antara dua hal yang serupa, dan orang yang mengalami gangguan pemrosesan visual sering kali menghadapi masalah dalam koordinasi tangan dan mata.
Referensi
.https://www.webmd.com/children/guide/detecting-learning-disabilities#1
Awalnya diterbitkan dalam bahasa Arab. Versi bahasa Indonesia ini dihasilkan melalui terjemahan berbantuan AI; naskah asli berbahasa Arab tetap menjadi acuan.






