skip to content
Ynmo
Untuk Keluarga

Apa yang Diperlukan dalam Penyediaan Layanan Perawatan dan Pendidikan bagi Individu Berkebutuhan Khusus?

2 Juli 2018

Proses penyediaan layanan perawatan dan pendidikan bagi individu berkebutuhan khusus memerlukan perancangan program terapi, rehabilitasi, dan pendidikan yang memenuhi kebutuhan mereka dalam berbagai aspek serta terdokumentasi secara tertulis dalam dokumen kertas atau elektronik. Dokumen ini memastikan individu berkebutuhan khusus memperoleh layanan rehabilitasi dan pendidikan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhannya, serta dirancang sesuai dengan kebutuhan siswa dalam berbagai aspek (seperti: akademik, kognitif, sosial, komunikasi, perilaku, psikologis, dll.).

Penamaan program ini mungkin berbeda dari satu tempat ke tempat lain atau tergantung pada jenis layanan yang diberikan. Contoh dari penamaan ini meliputi: rencana pendidikan individual, rencana terapi individual, rencana intervensi individual, atau rencana modifikasi perilaku. Sebagian penamaan ini lebih komprehensif dibandingkan yang lain dan lebih umum digunakan di kalangan kelompok spesialis tertentu dibandingkan yang lain. Meskipun terdapat perbedaan penamaan, program ini biasanya memuat banyak komponen yang menjelaskan diagnosis serta tujuan-tujuan yang disepakati untuk dikerjakan saat mendidik individu ini dan memberikan layanan perawatan serta pendidikan kepadanya.

Di sini saya merangkum komponen-komponen terpenting tersebut:

  • Informasi awal siswa. Pada bagian ini, dicantumkan informasi awal mengenai kasus, seperti nama, tanggal lahir, informasi orang tua/wali, serta informasi kontak (seperti nomor ponsel dan email).
  • Riwayat medis: (seperti: informasi masa kelahiran, diagnosis, penyakit penyerta apa pun pada diagnosis utama individu, dll.)
  • Tingkat performa saat ini: Bagian ini biasanya mencakup hasil asesmen dan tes yang telah dilakukan terhadap kasus tersebut, yang dijadikan dasar saat merancang rencana pendidikan.
  • Tujuan jangka panjang: yaitu tujuan mengenai apa yang diharapkan dapat dicapai oleh siswa selama tahun ajaran, misalnya, atau setelah beberapa bulan menerima layanan pendidikan/terapi.
  • Tujuan jangka pendek: yaitu tujuan pembelajaran semesteran atau bulanan yang menjadi langkah transisi dari tingkat performa saat ini menuju tingkat performa yang diharapkan dan dapat diukur secara langsung.
  • Tujuan perilaku: mencakup 4 elemen
    • Performa, yaitu perilaku atau respons yang dapat diukur
    • Kondisi saat respons/perilaku tersebut diharapkan muncul
    • serta alat bantu atau metode penyampaian informasi untuk mendorong siswa menampilkan perilaku tersebut
    • Standar atau kriteria keberhasilan.

Sebagai informasi, terdapat beberapa faktor yang dapat mengatur atau menentukan pemilihan tujuan jangka pendek kita serta pengerjaannya dari satu individu ke individu lain, dengan faktor terpenting meliputi kemampuan intelektual, usia kronologis, durasi pemberian layanan, dan intensitas program terapi.

  • Prosedur dan praktik pengajaran yang akan digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan ini. Pada bagian ini, dirinci prosedur yang akan diikuti dalam membekali individu dengan tujuan-tujuan yang telah ditetapkan untuknya. Prosedur ini dapat menjelaskan tempat pembelajaran (kelas reguler, kelas khusus, rumah), metode pengajaran (individual atau kelompok, terstruktur atau insidental), alat yang digunakan (seperti buku bergambar, balok susun), serta penguat dan aktivitas yang akan digunakan untuk memotivasi proses pembelajaran.
  • Layanan pendukung. Dalam hal pemberian layanan sekolah yang komprehensif seperti layanan pendidikan khusus, dokumen semacam ini memuat deskripsi layanan pendukung yang diberikan kepada individu tersebut (seperti: layanan terapi wicara, analisis perilaku terapan, terapi okupasi, fisioterapi, dll.), tempat pemberiannya (di dalam kelas, ruang terapi wicara), waktu pemberiannya, intensitas layanan tersebut (dua kali seminggu), serta durasi pemberian layanan ini (misalnya 4 bulan).
  • Tanggal yang diharapkan untuk memulai asesmen layanan dan menyelesaikannya.
  • Kriteria objektif, prosedur evaluasi, dan jadwal pelaksanaannya untuk menilai sejauh mana siswa mencapai tujuan yang diharapkan (seperti mengadakan tes komprehensif terstandarisasi setiap 6 bulan oleh tim independen yang tidak mengenal individu tersebut guna meningkatkan objektivitas dan kredibilitas hasil tes).

Perancangan program layanan perawatan dan pendidikan bagi individu berkebutuhan khusus memerlukan kerja sama dan kemitraan antara tim yang bertugas memberikan layanan ini dan orang tua/wali dari anak tersebut. Proses pembaruan atau pertemuan tim juga dilakukan secara berkala (setidaknya dua kali dalam satu tahun ajaran, atau kapan pun pihak keluarga memintanya, atau kapan pun terdapat perubahan maupun penyesuaian terhadap layanan).

Ditulis oleh Nisreen Al-Hazmi - Magister Pendidikan Khusus, Peminatan Kesulitan Belajar

Sumber

Dasar-dasar Pendidikan Khusus

Dr. Jamal Al-Khatib

Parent Center Hub

http://www.parentcenterhub.org

Awalnya diterbitkan dalam bahasa Arab. Versi bahasa Indonesia ini dihasilkan melalui terjemahan berbantuan AI; naskah asli berbahasa Arab tetap menjadi acuan.

Masukkan informasi kontak

Kami akan menghubungi Anda dalam 24 jam.