skip to content
Ynmo
Untuk Profesional

7 Strategi Pengajaran Efektif di Dalam Kelas

9 Juni 2020

Ruang kelas adalah lingkungan yang dinamis, menyatukan siswa dari berbagai latar belakang dengan kemampuan dan kepribadian yang berbeda. Oleh karena itu, menjadi guru yang efektif membutuhkan penerapan strategi pengajaran yang kreatif dan inovatif guna memenuhi kebutuhan individual para siswa.

Baik Anda telah mengajar selama dua bulan atau dua puluh tahun, terkadang sulit untuk mengetahui strategi pengajaran mana yang akan bekerja paling baik untuk siswa Anda. Sebagai seorang guru, tidak ada solusi "satu ukuran untuk semua", jadi inilah kumpulan strategi pengajaran efektif yang dapat Anda gunakan untuk menginspirasi praktik di ruang kelas Anda.

1. Stimulus visual

Buatlah konsep-konsep akademis menjadi hidup melalui pengalaman belajar visual dan praktis, yang membantu siswa Anda memahami bagaimana menerapkan pembelajaran mereka di dunia nyata.

Contohnya meliputi penggunaan papan tulis interaktif untuk menampilkan gambar, klip audio, dan video, serta mendorong siswa untuk bangkit dari tempat duduk mereka melalui eksperimen kelas dan karyawisata lokal.

2. Pembelajaran kooperatif

Dorong siswa dengan berbagai kemampuan untuk bekerja bersama melalui dorongan terhadap kegiatan kelompok kecil atau seluruh kelas.

Dengan mengekspresikan gagasan verbal mereka dan menanggapi orang lain, siswa Anda akan mengembangkan rasa percaya diri mereka, di samping meningkatkan keterampilan komunikasi dan berpikir kritis.

Memecahkan teka-teki matematika, melakukan eksperimen sains, dan membuat sketsa drama pendek hanyalah beberapa contoh tentang bagaimana mengintegrasikan pembelajaran kooperatif ke dalam pelajaran di kelas.

3. Instruksi berbasis inkuiri

Ajukan pertanyaan-pertanyaan yang menggugah pikiran yang menginspirasi siswa Anda untuk berpikir sendiri dan menjadi pembelajar yang lebih mandiri.

Mendorong siswa untuk bertanya dan menyelidiki ide-ide mereka membantu meningkatkan keterampilan pemecahan masalah serta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep-konsep akademis. Keduanya merupakan keterampilan hidup yang penting.

Pertanyaan dapat berbasis sains atau matematika seperti "Mengapa ukuran bayangan saya berubah?" atau "Apakah jumlah dari dua bilangan ganjil selalu menghasilkan bilangan genap?". Namun, pertanyaan juga bisa bersifat subjektif dan mendorong siswa untuk mengekspresikan pandangan unik mereka, misalnya "Haruskah puisi berima?" atau "Haruskah semua siswa mengenakan seragam sekolah?".

4. Mempertimbangkan perbedaan individu

Diferensiasikan pengajaran Anda dengan menyesuaikan tugas berdasarkan kemampuan siswa, untuk memastikan tidak ada seorang pun yang tertinggal.

Menetapkan kegiatan kelas sesuai dengan kebutuhan belajar siswa yang unik berarti individu dengan kemampuan akademis tinggi dapat terus maju dan mereka yang menghadapi tantangan mendapatkan dukungan yang tepat.

Hal ini dapat mencakup pembagian lembar kerja yang berbeda tingkat kompleksitasnya kepada kelompok siswa yang berbeda, atau membuat serangkaian area kerja di sekitar ruang kelas yang memuat berbagai tugas untuk dipilih oleh siswa.

5. Teknologi di dalam kelas

Mengintegrasikan teknologi ke dalam pengajaran Anda adalah cara yang bagus untuk melibatkan siswa Anda secara aktif, terutama ketika media digital mengelilingi kita di abad kedua puluh satu.

Papan tulis interaktif atau perangkat seluler dapat digunakan untuk menampilkan gambar dan video, yang membantu siswa memvisualisasikan konsep-konsep akademis baru. Pembelajaran dapat menjadi lebih interaktif saat teknologi digunakan, di mana siswa dapat berpartisipasi secara aktif selama pelajaran serta meneliti ide-ide mereka secara langsung, yang mengembangkan kemandirian.

Teknologi dapat digunakan di dalam kelas bersama siswa untuk mencatat hasil, mengambil foto/video, atau sekadar sebagai teknik untuk manajemen perilaku.

6. Manajemen perilaku

Menerapkan strategi manajemen perilaku yang efektif sangat penting untuk mendapatkan rasa hormat siswa dan memastikan siswa mendapatkan kesempatan yang sama untuk mencapai potensi penuh mereka.

Ruang kelas yang bising tidak mendukung lingkungan belajar yang produktif, sehingga mengembangkan suasana saling menghormati melalui kombinasi disiplin dan penghargaan dapat bermanfaat bagi Anda dan siswa Anda.

7. Pengembangan profesional

Terlibat dalam program pengembangan profesional secara teratur adalah cara yang bagus untuk meningkatkan pengajaran dan pembelajaran di ruang kelas Anda.

Dengan kebijakan pendidikan yang terus berubah, sangat bermanfaat untuk menghadiri acara-acara di mana Anda dapat memperoleh inspirasi dari para guru dan akademisi lainnya.

Menjadi guru yang efektif adalah sebuah tantangan karena setiap siswa adalah unik, namun penggunaan serangkaian strategi pengajaran memungkinkan Anda menjangkau berbagai gaya belajar dan kemampuan akademis siswa, di samping menjadikan kelas Anda lingkungan yang dinamis dan memotivasi bagi siswa.

Strategi apa yang Anda gunakan untuk menjadi guru yang efektif? Apakah Anda memiliki kiat-kiat penting? Kami ingin mendengar dari Anda. [email protected]

Sumber

.https://www.quizalize.com/blog/2018/02/23/teaching-strategies/

Awalnya diterbitkan dalam bahasa Arab. Versi bahasa Indonesia ini dihasilkan melalui terjemahan berbantuan AI; naskah asli berbahasa Arab tetap menjadi acuan.

Masukkan informasi kontak

Kami akan menghubungi Anda dalam 24 jam.