skip to content
Ynmo
Untuk Keluarga

Tidak Semua Disabilitas Terlihat

1 Desember 2020

Hari Disabilitas Internasional hadir pada tanggal 3 Desember setiap tahunnya, membawa tema-tema baru yang bertujuan menyebarkan kesadaran tentang penyandang disabilitas. Tema tahun ini adalah "Tidak Semua Disabilitas Terlihat" untuk menyoroti disabilitas tidak terlihat. Apa sebenarnya disabilitas ini dan apa saja tantangan utama yang terkait dengannya? Inilah yang akan kita bahas dalam artikel ini.

Istilah "disabilitas" mengacu pada payung besar kondisi kesehatan yang melemahkan potensi serta kemampuan psikologis, mental, atau fisik individu. Biasanya kita mendapati bahwa disabilitas fisik yang dapat dilihat mendapatkan porsi perhatian terbesar. Namun, ada berbagai jenis disabilitas yang disebut sebagai disabilitas tidak terlihat. Disabilitas ini tidak tampak dan tidak dapat dikenali dengan mudah.

Ciri-ciri disabilitas tidak terlihat

Terdapat sekumpulan ciri dasar dari disabilitas tidak terlihat, yang paling utama di antaranya:

1. Tidak dapat dilihat oleh orang lain.

2. Tidak memerlukan penggunaan alat bantu dan alat pendukung yang terlihat atau teraba (seperti: kruk atau kursi roda)

3. Bersifat kronis.

4. Sebagian gejala disabilitas tidak terlihat dapat dikendalikan melalui obat-obatan atau sesi rehabilitasi perilaku.

5. Menyebabkan semacam rasa sakit fisik atau psikologis yang berkelanjutan bagi individu.

Jenis-jenis disabilitas tidak terlihat yang paling utama:

Gangguan spektrum autisme: Persentase jumlah individu yang terdiagnosis gangguan spektrum autisme di seluruh dunia adalah 1%. Dampak gangguan spektrum autisme bervariasi pada kehidupan individu yang mengalaminya. Secara umum, individu-individu ini menghadapi kesulitan dalam keterampilan komunikasi sosial serta menunjukkan beberapa perilaku stereotipik dan repetitif. Individu dengan gangguan spektrum autisme dapat menghadapi komplikasi fisik atau psikologis karena beberapa gangguan penyerta seperti: masalah pencernaan dan tidur, epilepsi, dan penyakit psikologis lainnya.

Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas: Gejala gangguan ini muncul dalam bentuk kesulitan yang bervariasi dalam mengontrol gerakan, mempertahankan fokus, dan mengendalikan impulsivitas. Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas dapat memengaruhi pencapaian akademik serta kemampuan individu untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar dan mematuhi instruksi.

Kesulitan belajar: Yaitu masalah yang berkaitan dengan kemampuan individu untuk memperoleh informasi baru, menafsirkannya, dan menerapkannya. Dampaknya bervariasi menurut jenis kesulitan yang dihadapi individu, di mana beberapa penyandang kesulitan belajar menghadapi kesulitan membaca, menulis, atau berhitung. Mengalami kesulitan dalam performa motorik sehingga melemahkan kemampuan mereka untuk mengontrol gerakan tubuh secara presisi. Sebagian penyandang kesulitan belajar juga mengalami gangguan pemrosesan pendengaran atau penglihatan yang dapat menyebabkan kesulitan dalam menafsirkan dan memahami informasi yang didengar atau dilihat.

Gangguan psikologis: Terdapat sekelompok gangguan seperti kecemasan dan depresi yang memengaruhi kesehatan psikologis individu.

Tantangan terkait disabilitas tidak terlihat:

Individu dengan disabilitas tidak terlihat menghadapi berbagai tantangan, berikut adalah penjelasan tentang yang paling utama:

1. Rendahnya kesadaran akan disabilitas ini dan tantangan yang menyertainya. Terkadang, kita mendapati bahwa individu dengan disabilitas tidak terlihat dipandang dengan heran ketika mereka menggunakan fasilitas umum yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas. Kampanye teratur harus dilakukan di berbagai saluran (televisi dan media sosial, di sekolah, universitas, dan lainnya) untuk meningkatkan penyebaran kesadaran tentang disabilitas ini dan tingkat prevalensinya.

2. Karena tidak tersedianya layanan deteksi, diagnosis, dan penanganan yang tepat, penyandang disabilitas tidak terlihat mungkin tidak mengetahui bahwa mereka memiliki disabilitas tersebut. Pelatihan bagi guru dan praktisi kesehatan tentang metode deteksi dan penanganan disabilitas semacam ini sangat penting untuk mengurangi dampak disabilitas ini pada individu tersebut, keluarga mereka, dan masyarakat.

Jumlah individu dengan disabilitas tidak terlihat meningkat secara signifikan di seluruh dunia seiring dengan pesatnya perkembangan alat deteksi dan diagnosis. Dari sinilah Hari Disabilitas Internasional tahun ini hadir untuk menyoroti bentuk disabilitas ini. Bagikan artikel ini kepada siapa saja yang Anda rasa tertarik.

Referensi

Cochrane Eliza, 2020. Not Every Disability Is Visible’: What Are the Most Common ‘Invisible’ Disabilities?, Psychreg.

.https://www.psychreg.org/invisible-disabilities/

Center on Disability Studies, 2008. Hidden / Invisible Disabilities, SDDL Project, University of Hawai‘i.

.http://www.ist.hawaii.edu/training/hiddendisabilities/05_hidden_disabilities.php

Awalnya diterbitkan dalam bahasa Arab. Versi bahasa Indonesia ini dihasilkan melalui terjemahan berbantuan AI; naskah asli berbahasa Arab tetap menjadi acuan.

Masukkan informasi kontak

Kami akan menghubungi Anda dalam 24 jam.