skip to content
Ynmo
Untuk Keluarga

11 Cara Mencegah Perilaku Kabur pada Individu dengan Gangguan Spektrum Autisme

14 Juni 2020

Perilaku kabur dianggap sebagai salah satu perilaku yang umum pada individu dengan gangguan spektrum autisme, di mana angka-angka menunjukkan bahwa 50% individu autisme kabur dari rumah mereka dan 35% mencoba melarikan diri setidaknya sekali dalam seminggu, dan 25% dari mereka yang kabur menghadapi beberapa masalah seperti terpapar bahaya tenggelam atau kecelakaan mobil

Dalam artikel kami, kami membahas tentang 11 cara untuk mencegah perilaku kabur pada individu dengan gangguan spektrum autisme, yaitu:

1) Memahami pola kabur

:: Tanyakan pada diri Anda jenis perilaku kabur apa yang menggambarkan anak Anda, apakah itu terarah (disengaja) atau tidak terarah (acak).

:: Kenali alasan-alasan yang mungkin membuat anak Anda kabur atau pergi dengan cepat.

:: Atasi alasan-alasan yang diketahui; biarkan anak memuaskan rasa ingin tahunya di bawah pengawasan yang aman di lingkungan yang aman (misalnya: jika tujuan anak Anda adalah menjangkau air, sediakan waktu khusus untuk bermain air setiap hari di rumah Anda di bawah pengawasan orang dewasa)

:: Pahami apakah anak Anda mencoba menjauhi sesuatu (apakah ada terlalu banyak kebisingan? Apakah ada terlalu banyak hiruk-pikuk? Apakah ada kebosanan?) sehingga Anda dapat mengatasinya.

:: Pahami apakah anak Anda cenderung kabur pada malam hari.

2) Ajari anak Anda tentang kesadaran akan bahaya

:: Jika anak/orang dewasa memiliki bahasa fungsional, gunakan itu sebagai sarana untuk mengajarinya bahaya kabur di lalu lintas dan genangan air secara khusus, serta pertemuan dengan orang asing. Gunakan berbagai metode untuk mengajarinya cara merespons jika dia mendapati dirinya sendirian atau tersesat di luar, di lingkungan selain rumah (sekolah, ruang kelas, hotel, dll.) atau tempat lainnya.

:: Gunakan jenis bahasa yang dia sukai dan mungkin dia tanggapi. Gunakan karakter, topik, dan alat bantu visual favorit dalam penjelasan Anda jika diperlukan, dan Anda dapat menggunakan cerita sosial.

:: Bagi anak/orang dewasa yang merespons alat bantu visual, pertimbangkan untuk menempelkan tanda berhenti di semua pintu rumah, jendela, pintu ruang kelas, dan gerbang.

3) Amankan rumah Anda

Pertimbangkan untuk meningkatkan keselamatan dan mencegah perilaku kabur di rumah Anda. Beberapa ide untuk rumah yang aman:

:: Memasang kunci grendel aman yang memerlukan kunci dari kedua sisi

:: Memasang sistem alarm keamanan

:: Memasang alarm bertenaga baterai pada pintu dan jendela untuk memperingatkan Anda saat dibuka

:: Memagari halaman dan kolam renang Anda

4) Pertimbangkan untuk menggunakan perangkat pelacak

Perangkat pelacak dapat menjadi salah satu solusi positif untuk mencegah masPerangkat pelacak dikenakan pada pergelangan tangan atau pergelangan kaki dan menentukan lokasi individu melalui frekuensi radio. Berbagai sistem pelacakan GPS juga tersedia dari banyak gerai ritel.

Saat mencari perangkat penentu lokasi pribadi, pertimbangkan hal-hal berikut:

Apakah sistem tersebut melibatkan orang-orang yang terlatih untuk keadaan darurat?

Masa pakai baterai - Apakah perangkat harus diisi daya? Jika demikian, seberapa sering? Apakah anak Anda tidak terlindungi selama proses pengisian daya?

Ketahanan air - Apakah perangkat dapat dipakai saat mandi atau berenang?

Apakah perangkat dapat dilepas oleh pemakainya?

Apakah perangkat akan berfungsi untuk penentuan lokasi geografis/perimeter?

Apakah perangkat akan berfungsi di area rumah Anda atau sekolah Anda, dll.?

5) Pertimbangkan gelang identitas

Gelang atau kalung identitas medis mencakup nama Anda, nomor telepon Anda, dan informasi penting lainnya. Mereka mungkin juga mencantumkan bahwa anak Anda didiagnosis dengan gangguan spektrum autisme dan nonverbal jika memungkinkan. Mintalah kartu identitas resmi yang diterbitkan pemerintah untuk orang yang Anda cintai. Ini akan memberi responden pertama akses cepat ke foto dan informasi dasar.

6) Latihlah anak Anda dalam kelas renang

Kelas renang untuk anak-anak berkebutuhan khusus adalah hal penting.

Ingatlah:

:: Mengajari anak Anda cara berenang tidak berarti anak Anda aman di dalam air.

:: Jika Anda memiliki kolam renang, harus dipasang pagar di sekelilingnya. Gunakan gerbang yang menutup sendiri dan mengunci sendiri lebih tinggi dari jangkauan anak-anak Anda.

:: Singkirkan semua mainan atau benda menarik dari kolam renang saat tidak digunakan.

7) Beri tahu tetangga Anda

Pengasuh disarankan untuk merencanakan kunjungan singkat dengan tetangga guna memperkenalkan anak-anak mereka atau memberikan foto. Mengenal tetangga Anda dapat membantu mengurangi risiko yang terkait dengan kabur.

:: Berikan selebaran sederhana kepada tetangga Anda yang berisi nama, alamat, dan nomor telepon Anda.

:: Mintalah mereka untuk segera menghubungi Anda jika mereka melihat anak Anda di luar rumah.

Tentukan informasi lain untuk diberikan kepada tetangga:

:: Apakah anak Anda takut pada mobil dan hewan ataukah tertarik padanya?

:: Apakah anak Anda tertarik pada kolam renang?

:: Apakah dia merespons saat dipanggil namanya?

:: Apakah ada masalah sensori atau ledakan emosi yang harus diketahui tetangga Anda?

8) Beri tahu responden pertama (polisi atau Bulan Sabit Merah)

Memberikan informasi dasar kepada responden pertama sebelum insiden terjadi dapat meningkatkan respons. Selebaran informasi harus mencakup semua informasi yang relevan, serta disalin dan dibawa oleh pengasuh setiap saat. Bagikan selebaran tersebut kepada keluarga, tetangga, teman, dan rekan kerja, serta responden pertama. Hal-hal berikut harus disertakan:

:: Nama anak/orang dewasa, foto terbaru, dan deskripsi akurat tentang penampilan anak termasuk bekas luka atau tanda pengenal lainnya

:: Daftar lagu, permainan, karakter favorit anak Anda, dan sebagainya.

:: Nama, nomor telepon rumah, dan alamat orang tua, pengasuh lain, dan kontak darurat

:: Kebutuhan sensori, medis, atau nutrisi anak

:: Lokasi-lokasi favorit tempat orang tersebut dapat ditemukan

:: Metode komunikasi: catatan jika nonverbal, menggunakan bahasa isyarat, papan gambar, atau kata-kata tertulis

:: Pakaian pengenal, perhiasan, label pada pakaian

:: Panduan peta dan alamat untuk properti terdekat dengan menyorot sumber air dan lokasi berbahaya

9) Mencegah perilaku kabur di sekolah, perkemahan musim panas, dan situasi luar ruangan lainnya

Pada pertemuan pertama dengan sekolah dan pusat baru, pastikan untuk mengetahui protokol apa yang ada untuk mencegah dan menangani insiden kabur serta keadaan darurat lainnya. Disarankan agar Anda terus memantau dengan bertanya kepada guru, asisten, konselor, kepala sekolah, pengasuh, dan sebagainya, jika anak/orang dewasa pernah kabur kapan saja:

:: Tanyakan, "Apakah anak saya berkeliaran di dalam gedung sekolah?" (di dalam gedung)

:: Tanyakan, "Apakah anak saya berkeliaran di luar gedung sekolah?" (di luar gedung)

:: Tanyakan, "Apakah anak saya melarikan diri dari guru?" Jika demikian, mengapa?

:: Tanyakan, "Apakah anak saya ditinggalkan tanpa pengawasan selama jam pelajaran?"

:: Tanyakan, "Apakah anak saya ditinggalkan tanpa pengawasan saat kabur?"

:: Jika Anda belum pernah melakukannya sebelumnya, tanyakan "Apa kebijakan sekolah terkait pencegahan perilaku kabur?"

:: Tulis surat yang meminta agar Anda selalu diberi tahu secara tertulis tentang setiap insiden kabur di dalam atau di luar lingkungan sekolah.

:: Jika anak/orang dewasa sering kabur dan menimbulkan risiko keselamatan, pertimbangkan untuk mengatasi masalah kabur dalam program pendidikan individual atau rencana individualnya.

10) Belajar dari insiden lain

:: Cari berita dan telusuri kisah-kisah kabur lainnya.

:: Pelajari rincian berita dan laporan lainnya.

Sebagai contoh: Jika anak Anda menyelinap pergi saat pertemuan keluarga, ini dapat membantu Anda mengetahui tindakan pencegahan yang harus diambil saat waktu pertemuan, pesta liburan, dan sebagainya.

Jika seorang anak berkeliaran dari taman bermain sekolah karena lingkungan sekolah tidak dipagari, ini dapat mendorong Anda untuk melihat ke sekolah anak Anda guna memeriksa langkah-langkah keamanan.

Belajar dari cerita lain dapat membantu Anda mengevaluasi rumah Anda dan situasi Anda sendiri.

11) Keselamatan dan keamanan:

Pastikan untuk memantau perubahan pada keterampilan motorik kasar, tinggi badan, usia, dan perkembangan secara keseluruhan. Jangan lupa:

:: Anak Anda mungkin dapat membuka pintu yang sebelumnya tidak dapat dibukanya, jadi periksalah kemampuan ini seiring pertumbuhan anak Anda.

:: Dia sekarang mungkin dapat menjangkau kunci rantai atau membuka jendela yang sebelumnya tidak dapat dijangkau.

:: Perubahan di sekolah akan menuntut tindakan pencegahan dan respons yang baru.

:: Perbarui berkas rencana darurat anak Anda setiap tahun—dan lebih sering jika ada perubahan pada penampilan anak Anda.

Sumber yang diadaptasi

.http://www.autismsafety.org/

Awalnya diterbitkan dalam bahasa Arab. Versi bahasa Indonesia ini dihasilkan melalui terjemahan berbantuan AI; naskah asli berbahasa Arab tetap menjadi acuan.

Masukkan informasi kontak

Kami akan menghubungi Anda dalam 24 jam.