skip to content
Ynmo
Untuk Profesional

Cara Merumuskan Tujuan Perilaku

10 September 2019

Keberhasilan proses rehabilitasi dan pendidikan bagi penyandang disabilitas bergantung pada berbagai faktor, salah satu yang terpenting adalah perumusan yang tepat dan struktur yang lengkap dari tujuan perilaku. Lantas, apa itu tujuan perilaku dan bagaimana kita harus merumuskannya?

Tujuan perilaku merujuk pada kinerja yang diharapkan dari siswa sebagai hasil dari proses pengajaran. Artinya, tujuan ini berfokus pada perubahan positif yang ingin dicapai pada perilaku siswa setelah melalui pengalaman belajar yang dirancang untuk menangani perilaku tersebut. Mengenai cara merumuskan tujuan perilaku, terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan dan dipatuhi saat merumuskannya guna memastikan hasil terbaik yang memungkinkan. Dalam artikel ini, kami menjawab pertanyaan-pertanyaan terpenting terkait perumusan tujuan perilaku agar dapat menjadi rujukan bagi para guru dan spesialis di bidang pendidikan serta rehabilitasi penyandang disabilitas.

Daftar sekarang dan manfaatkan perpustakaan tujuan

Apa saja komponen tujuan perilaku?

Perumusan tujuan perilaku yang tepat terdiri dari beberapa komponen, yaitu:

  • Kata kerja perilaku: Kata kerja yang menentukan perilaku pembelajar secara tepat (kata kerja perilaku yang dapat diukur).
  • Pelaku perilaku: Nama siswa.
  • Kondisi: Keadaan pembelajar saat melakukan perilaku (ketika diminta / di dalam kelas).
  • Kriteria: Tingkat dan kualitas penguasaan pembelajar terhadap perilaku tersebut (dengan tingkat keberhasilan 90% / tiga dari lima percobaan).
  • Durasi waktu: Pada sesi terapi hari Senin tanggal 26/03/1442.

Tujuan perilaku harus dirumuskan dalam bentuk berikut:

Bahwa + Kata kerja perilaku + Nama siswa + Kondisi + Kriteria + Durasi.

Contoh: Ahmed menulis huruf alif di papan tulis dengan tiga percobaan yang benar dari total lima percobaan pada sesi terapi hari Senin tanggal 26/03/1442.

Selain itu, saat merumuskan tujuan perilaku, kesesuaian kata kerja perilaku dengan tingkat keterampilan yang ingin dicapai harus selalu diperhatikan. Anda dapat menemukan di sini sebuah infografik yang menjelaskan tingkatan tujuan perilaku dan kata kerja perilaku yang sesuai untuk masing-masing tingkatan.

Apa saja kriteria perumusan tujuan perilaku dengan model (SMART)?

Model tujuan pintar dirancang untuk memperjelas syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam perumusan tujuan perilaku yang benar. Kata SMART tersusun dari huruf-huruf pertama dari kelima syarat: Specific, Measurable, Achievable, Realistic, Time-bound. Berikut penjelasan artinya:

  • Spesifik (Specific): Maknanya jelas.
  • Dapat diukur (Measurable): Dapat diukur dengan jelas (menulis, menyebutkan, menggambar, membaca).
  • Dapat dicapai (Achievable): Sesuai dengan kemampuan pembelajar.
  • Realistis (Realistic): Berangkat dari kebutuhan siswa dan menetapkan kerangka pencapaian yang realistis: 5 dari 10 percobaan.
  • Berbatas waktu (Time-bound): Ditentukan oleh batas waktu: selama dua sesi pelatihan.

Beberapa contoh perumusan tujuan dengan model (SMART):

  • Contoh perumusan tujuan perilaku yang benar:
  • Siswa menyebutkan kucing ketika diminta oleh guru dalam 9 dari 10 percobaan selama dua sesi pelatihan (kejelasan pelaku, kata kerja perilaku yang dapat diukur, kondisi, dan kriteria).
  • Contoh perumusan tujuan perilaku yang salah:
  • Siswa memahami hewan peliharaan ketika diminta (penggunaan kata kerja perilaku yang tidak dapat diukur + ketidakjelasan kriteria).

Apa saja karakteristik tujuan perilaku?

  • Dirumuskan dengan cara yang jelas bagi guru dan siswa.
  • Sesuai dengan perkembangan dan kemampuan siswa.
  • Berfokus pada perilaku siswa, bukan pada perilaku guru.
  • Berfokus pada hasil pembelajaran, bukan pada proses pengajaran itu sendiri.
  • Mewakili hasil langsung dan terencana dari pengalaman belajar.

Para guru dan spesialis di bidang rehabilitasi dan pendidikan penyandang disabilitas mencurahkan upaya mental dan fisik yang besar dalam merumuskan tujuan perilaku secara tepat. Hal ini disebabkan oleh sifat tujuan perilaku yang berbeda bagi setiap siswa sesuai dengan kebutuhan individunya, yang berarti bahwa perumusan tujuan merupakan proses yang berlangsung terus-menerus sepanjang tahun ajaran, dan bukanlah tugas yang mudah.

Ynmo berupaya menyediakan berbagai fitur yang dirancang untuk mempermudah perumusan tujuan yang tepat, di samping menyediakan lebih dari 3.000 tujuan perilaku siap pakai di perpustakaan tujuan yang dapat ditambahkan ke rancangan program siswa hanya dengan sekali klik.

Daftar di Ynmo sekarang

Awalnya diterbitkan dalam bahasa Arab. Versi bahasa Indonesia ini dihasilkan melalui terjemahan berbantuan AI; naskah asli berbahasa Arab tetap menjadi acuan.

Masukkan informasi kontak

Kami akan menghubungi Anda dalam 24 jam.