skip to content
Ynmo
Untuk Profesional

Sistem Komunikasi Pertukaran Gambar (PECS)

26 November 2019

Sistem Komunikasi Pertukaran Gambar (PECS) adalah salah satu metode komunikasi yang dirancang untuk memungkinkan komunikasi yang efektif pada anak-anak yang menghadapi tantangan dalam keterampilan bahasa. Sistem ini membantu anak-anak nonverbal atau yang memiliki perbendaharaan kata terbatas untuk belajar menyusun kalimat serta memperluas keterampilan komunikasi atau ekspresif mereka. Konsep sistem ini berlandaskan pada melatih anak menukarkan gambar dari benda yang diinginkannya untuk mendapatkannya. Hal ini dilakukan dengan cara anak memilih gambar benda yang diinginkan, kemudian menyerahkannya secara langsung dengan tangan kepada orang lain (guru/terapis/orang tua) hingga ia mendapatkannya. Sistem ini terdiri dari 6 tingkatan, yaitu:

Tingkat Pertama: Pertukaran Gambar

- Anak belajar menukarkan gambar tunggal dari benda atau aktivitas yang diinginkannya.

- Melalui penentuan jenis aktivitas, mainan, atau makanan favorit anak (harus bersifat memotivasi, tersedia, dan sering berulang sepanjang hari), dan gambar ditempatkan pada map atau pita perekat untuk menyimpannya di papan.

- Mengajarkan pertukaran dengan cara pelatih duduk tepat di depan anak untuk menerima gambar (misalnya gambar kue). Anak akan mencari gambar yang diminta. Anda dapat membantu anak mengambil gambar melalui pemberian bantuan fisik penuh (memegang tangan anak) dan mengarahkannya ke kartu untuk mengambilnya dan menyerahkannya kepada pelatih, kemudian sepotong kue langsung diberikan kepadanya.

- Kita memanfaatkan bantuan penuh kemudian menguranginya secara bertahap hingga mencapai kemandirian dalam meminta.

Tingkat Kedua: Jarak

- Kita berpindah ke tahap kedua setelah anak menguasai cara bertukar gambar untuk berbagai permintaan harian anak, serta dengan terus menggunakan gambar secara tunggal.

- Anak belajar menggeneralisasi keterampilan baru ini dengan menggunakannya di tempat yang berbeda, bersama orang yang berbeda, dan melalui jarak yang jauh. Hal ini bertujuan untuk membantu mereka meningkatkan frekuensi keberlanjutan komunikasi.

- Pada tahap ini, pelatih berada pada jarak yang agak jauh dari anak. Anak belajar mengambil gambar dari papan dan menyerahkannya kepada pelatih. Harus ada lebih dari satu orang bersama anak agar ia menggeneralisasi penggunaan metode ini kepada semua orang.

- Pelatih memotivasi anak secara verbal saat ia melakukan pertukaran gambar dan menyerahkannya kepada pelatih dengan mengatakan: Kue? atau Mau kue?.

Tingkat Ketiga: Membedakan Antargambar

- Anak belajar memilih di antara dua gambar atau lebih untuk meminta benda-benda favoritnya.

- Melalui penempatan dua gambar di papan, satu gambar menggambarkan benda yang diinginkan dan satu gambar tidak menggambarkan benda yang diinginkan.

- Anak mungkin memilih benda lain (yang tidak diinginkan). Anda dapat mengarahkannya dengan mengatakan: Kamu mau (sambil menunjuk ke potongan kue) agar ia mengambil kartu tersebut dan menyerahkannya kepada pelatih. Percobaan ini harus diulang beberapa kali hingga anak berhasil meminta berbagai permintaan dengan adanya benda-benda yang tidak diinginkan.

Tingkat Keempat: Membangun Kalimat

- Anak belajar menyusun kalimat sederhana pada pita kalimat yang dapat dilepas dengan menggunakan gambar "Saya mau" diikuti oleh gambar benda yang diminta.

Pelatihan dilakukan dengan meletakkan berbagai gambar benda di papan, kemudian anak menggunakan kartu "Saya mau" bersama kartu "kue" dan mengajarkannya meminta deskripsi benda tersebut dengan menggunakan kalimat: "Saya mau kue"

Catatan: Benda yang diminta mungkin berada di luar lingkungan anak (di kelas lain atau ruangan lain).

Tingkat Kelima: Menjawab Pertanyaan

Anak belajar menggunakan PECS untuk menjawab pertanyaan: "Apa yang kamu mau?"

- Anak menggunakan kalimat (Saya mau …) dalam menanggapi pertanyaan lisan dari pelatih (Apa yang kamu mau?) bahkan ketika benda yang diminta tidak ada.

- Pelatih bertanya kepada anak: Apa yang kamu mau? Kemudian anak menjawab dengan meletakkan gambar pada pita kalimat (Saya mau makan kue).

Tingkat Keenam: Berkomentar

Pada tingkat ini, anak belajar berkomentar terhadap pertanyaan-pertanyaan seperti: Apa yang kamu lihat? Apa yang kamu dengar? Apa ini? Serta belajar menyusun kalimat yang dimulai dengan: Saya melihat, Saya mendengar, Saya merasa, Ini, dan lain-lain.

Sumber (dengan penyesuaian):

.https://www.nationalautismresources.com/the-picture-exchange-communication-system-pecs/

Awalnya diterbitkan dalam bahasa Arab. Versi bahasa Indonesia ini dihasilkan melalui terjemahan berbantuan AI; naskah asli berbahasa Arab tetap menjadi acuan.

Masukkan informasi kontak

Kami akan menghubungi Anda dalam 24 jam.